Seorang Odie

Saya Memaksa!

April 16th, 2012 Belum ada komentar

Ya, Beberapa hari ini saya kesetrum,,

sengatannya lebih dari sepuluh ribu volt,,

Saya dapat akun facebooknya,

dan saya dengan bebas bisa mengakses foto fotonya.

Dan demikianlah,,,

Tersetrum oleh gambarnya, senyumnya

Tersetrum dengan sengaja saya kira,

saya tahu ini bakal menyiksa saya,

tapi biarlah, momen ini biar saya nikmati,

Kan hanya ada dua kemungkinan,

dia jadi milik saya pada akhirnya,

atau

saya jadi milik dia pada akhirnya,

memaksa? Iya, kan judulnya Saya memaksa!

Categories: Bebas Tags:

Generasi Carut Marut–Bagian 2

March 3rd, 2012 Belum ada komentar

Seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya, bahya kebudayaan korupsi justru lebih berkembang disaat masa transisi reformasi yang terlalu kebablasan. ketidaksempurnaan perpindahan rezimlah yang menyebabkan hal ini. Tokoh sentral reformasi yang saat itu adalah Amien Rais justru tak punya taring untuk mencengkram kursi presiden, kursi dimana banyak rakyat mengharapkan beliaulah yang duduk. Justru, Beliau malah memilih duduk di kursi MPR, walaupun sebagai ketua umum, kursi itu bukan kursi dengan posisi terbaik untuk dapat kembali memperjuangkan ideologi baru bangsa “galau” saat itu.

Lebih Lengkap…

Generasi Carut Marut–Bagian 1

March 2nd, 2012 Belum ada komentar

Indonesia sudah semakin parah menurut ane saat ini. Keadilan secara birokrasi sudah tidak lagi bisa dipercaya, keamanan sudah tak lagi berpihak pada yang benar, dan kejujuran sudah tak lagi dihargai. Ironi sebuah bangsa besar dengan budaya timur yang terkenal dengan santun, jujur, berwibawa dan disegani. Tapi apa lacur, ketika terjadi reformasi tahun 1998, yang menjatuhkan rezim orde baru yang mempopulerkan budaya “asal bapak senang”, budaya Korupsi, kolusi dan nepotisme ini, justru kebudayaan Indonesia semakin parah. Dan puncak “keparahan” Indonesia adalah ketika pemilihan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai presiden, yang merupakan kesalahan terbesar secara konstitusional. Memang saat ini, Indonesia sudah mulai pulih, rakyat mulai pintar, berani bersuara, namun, menurut ane saat ini kondisinya tak lebih baik dari jaman awal reformasi.

Lebih Lengkap…

Digitalisasi Birokrasi

March 1st, 2012 4 komentar

Indonesia saat ini tengah melalui masa transisi. Dari analog menuju digital. dari primitif menuju modern. Walau masih banyak aparatur negara yang primitif, sampe sampe salah pilih teknologi, dan malah terkesan udik,, waakakaka,,,

Kalo dinilai, sebenarnya Indonesia itu kaya dengan ilmuan, orang pintar, dan pemuda berbakat yang sebenarnya sangat bisa diandalkan dalam membantu dan mendukung digitalisasi birokrasi kita. Sayangnya, pemimpin dan birokrator  indonesia sepertinya alergi dengan orang pintar. Dari kenyataan saja, ketika kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dibentuk, banyak yang menebak nebak siapa yang bakal jadi menkominfo. Ada Ruby Alamsyah, Onno W. purbo, dan banyak praktisi IT lainnya yang dijagokan di dunia maya. Eh walah, malah seorang religius dari partai PKS yang terpilih,,,saya saya kaget setengah mati. Apa taunya Tifatul? terlalu religi, sampe sampe, hal tidak penting seperti memblokir situs porno jadi prioritas utama program seratus hari kerjanya. AMPUUUUN!!!

Lebih Lengkap…

Menatap Pagi

February 20th, 2012 Belum ada komentar

Terbitlah Matahari, darimanapun engkau mau

Terbit dan bersinarlah, karena kau tahu aku tak pernah peduli

Entah timur, entah barat, entah tenggara

Asal kau tahu, aku hanya menunggumu berpijar, bukan berpendar,

dan ketika kau berpijar, maka saat itu aku kembali mengingatnya

walau ketika kau berpendar, aku tetap berpikir keras tentangnya

Ingatlah hari ini, esok, kemarin,, Lebih Lengkap…

Categories: Bebas Tags: , , , ,

Project "Ndeso" E-KTP

December 30th, 2011 Belum ada komentar

e-ktp Sudah sekitar 3 bulan yang lalu kehangatan E-ktp mendekap rakyat Indonesia. Sudah sekitar 3 bulan pula, yang tak henti hentinya terheran dengan “ndeso”nya pejabat pejabat Indonesia. Udik, terburu buru, tidak beraturan, sembrono, main potong jalan, dan tindakan GOBLOK lainnya yang didasarkan oleh aspek “Pencitraan”

Nilai fantastis tender proyek ini yang jelas bikin ane terpaksa bilang ini project “ndeso”. 5,8 triliun Rupiah itu bukan uang yang sedikit. Bahkan untuk proyek E-ktp yang memerlukan peralatan yang canggih untuk masa sekarang. Tentu diperlukan sebuah komputer, kamera, retina scanner, operator, dan koneksi internet. Dan pasti spesifikasi (terlampir) dan harga untuk peralatan diatas tidak sembarang pilih. Juga sistem yang diatur pasti harus matang, baik pra migrasi maupun pasca migrasi. Selain itu, ekspansi fungsi juga pasti dipikirkan, entah untuk keperluan penyelidikan yang berhubungan dengan kepolisian, atau lebih spesifik lagi.

Lebih Lengkap…

Ekspresinya mana?

December 28th, 2011 5 komentar

“Indonesia. Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Kalimat itu terus terang membuat ane merinding. Bukan ketakutan, tapi kesedihan. Bagaimana tidak, Pejuang kita, kakek, nenek, buyut, berjuang bukan main untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, 6 dekade lalu. Mereka bahkan bertaruh nyawa, dan tidak sedikit yang kalah dalam pertaruhan. Itu yang selalu membuat ane merinding jika mendengar tentang Indonesia.

Lebih Lengkap…